Berita  

Pagu Dibagi di Rujab, DPRD Mamasa Kini Diuji: Berani Lawan atau Ikut Arus?

Langkah tersebut kemudian menuai kritik karena proses penentuan pagu oleh eksekutif berlangsung sebelum pembahasan akhir bersama DPRD.

Di sinilah DPRD Mamasa sedang diuji.

Jika ada anggaran yang tidak sesuai prioritas, apakah DPRD berani menggesernya?

Jika ada program yang dinilai tidak mendesak, apakah DPRD berani mencoretnya?

Atau DPRD hanya akan menerima apa yang sudah dibagi pemerintah daerah?

Baca Juga:  Bocor Halus Bagi-bagi Pagu di Rujab Bupati Mamasa: Kecamatan Rp30 Juta, Kelurahan Rp15 juta

Jawaban atas pertanyaan itu akan menentukan apakah DPRD benar-benar menjalankan fungsi anggaran sebagai wakil rakyat atau sekadar menjadi stempel atas keputusan eksekutif. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *