MAMASA, Lintas-Enam.com – Terendus kabar Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di panggil ke rumah jabatan (Rujab) Bupati Mamasa pekan lalu.
Sejumlah kepala organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Mamasa dipanggil bukan untuk rapat membahas anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD)
Namun kuat dugaan pemanggilan tersebut untuk bagi-bagi pagu di setiap OPD , yang dipanggil per OPD.
Salah satu sumber yang namanya enggan disebut, mengatakan, untuk lingkup Kecamatan hanya mendapat anggaran sekitar Rp30juta, sedangkan kelurahan hanya Rp15 juta
“APBD Mamasa mestinya dibahas bersama TAPD dan DPRD,” ungkapnya, Rabu (9/9/2026)
Kata dia, besaran anggaran untuk kecamatan dan kelurahan ditentukan di Rujab, menjadi tanya besar, apakah proses itu sudah sesuai regulasi?
“Apalagi besaran Rp30 juta dan Rp15 juta dinilai tidak sebanding dengan kebutuhan pelayanan dasar di tingkat bawah,” imbuhnya.
Kata dia, pemerintah Kabupaten Mamasa seharusnya tampil menjadi leader yang baik bagi rakyat. Bukan malah bagi-bagi anggaran di tingkat pejabat. (*)






