Sampah di Kota Mamasa Menumpuk Gegara Petugas Kebersihan Mogok Kerja, Dinas PU Turun Tangan
Lintas-Enam.com, Mamasa – Beberapa hari terakhir, sampah di sejumlah tempat pembuangan sementara (TPS) di Kota Mamasa, menjadi sorotan lantaran sudah lebih dari sepekan tak diangkut.
Sampah di sejumlah tempat di Kota Mamasa menumpuk, disebabkan pihak petugas kebersihan ydikabarkan mogok kerja.
Petugas kebersihan pada Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Kabupaten Mamasa, Sulawesi Barat (Sulbar), terpaksa mogok kerja karena gajinya tidak bayarkan selama empat bulan.
Karena menjadi sorotan, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) pada Bidang Cipta Karya, terpaksa turun tangan.
Bidang Cipta Karya dan Lurah Mamasa beserta beberapa anggota Kodim 1428 Mamasa, termasuk sejumlah staf DLHK bergotong-royong membersihkan sampah di sejumlah titik tersebut.
Fandi, salah seorang Staf Bidang Cipta Karya mengatakan, pihaknya terpaksa turun tangan membersihkan sampah yang berserakan di beberapa titik, karena petugas kebersihan mogok kerja.
“Iya tadi kami gotong-royong dari siang sampai sore. Tidak ada yang mau bersihkan jadi kita turun tangan,” kata Fandi, Minggu (29/12/2024) petang tadi.
Diberitakan sebelumnya, gaji petugas kebersihan di Kabupaten Mamasa, Sulawesi Barat (Sulbar), dikabarkan sudah empat bulan tak dibayarkan.
Karena gaji petugas kebersihan tak dibayarkan, sampah di sekitar kota Mamasa sudah lebih dari sepekan tak diangkut.
Salah satunya tempat pembuangan sementara (TPS) di Jl. Emmy Saelan, Kelurahan Mamasa.
Sampah di tepi Jl Emmy Saelan, nampak berserakan dan mengeluarkan bau tak sedap. Warga yang pun mengeluhkan kondisi itu.
Dedi, salah seorang warga mengaku sampah yang berserkan di Jl Emmy Saelan mengeluarkan bau busuk.
“Sudak lebih satu minggu tidak diangkut. Sangat mengganggu karena bau busuk,” ungkap Dedi, dikonfirmasi Jumat, (27/12/2025).


