Rencana Demo Sekda Mamasa di KPK, Stanley: Ini Bukan Soal Pilkada
Lintas-Enam.com, Mamasa – Soal rencana demo Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Mamasa, Sulawesi Barat (Sulbar) di Kantor KPK, Stanley Gidion menyebut, aksi itu tidak berkaitan dengan pemilihan kepala daerah (Pilkada).
Sebelumnya, Stanley yang tergabung dalam Aliansi Rakyat Mamasa Menggugat, dikabarkan bakal berunjuk rasa di KPK RI, pada Selasa (31/11/2024) mendatang.
Stanley dan sejumlah aktivis Mamasa, menutut agar KPK memeriksa Sekda Mamasa, terkait dugaan korupsi yang diyakininya melibatkan pembina kepegawaian itu.
Namun, belakang aksi itu dianggap oleh beberapa kelompok bagian dari kepentingan Pilkada Mamasa.
Menanggapi tudingan itu, dengan tegas Stanley mengatakan bahwa hal tersebut sama sekali tidak berkaitan dengan Pilkada.
“Terkait aksi di depan KPK, tidak ada sama sekali hubungannya dengan Pilkada Mamasa. Tuduhan yang di sampaikan beberapa kelompok menyeret-nyeret kepentingan Pilkada adalah hoax yang coba digulingkan oleh pihak yang tidak bertanggung jawab,” kata Stanley, melalui pesan singkat yang diterima laman ini.
“Pilkada telah selesai dan kami berharap agar Kita dapat bahu membahu membersihkan Mamasa dari Koruptor,” tambahnya.
Sebagai presidium Aliansi Rakyat Menggugat, Stenly Gideon menegaskan, gerakan yang ia bangun murni melaporkan temuan-temuan terkait dugaan korupsi dan penyalahgunaan wewenang di Mamasa yang merugikan rakyat.
Karenanya, Stanley mengimbau kepada seluruh elemen gerakan yang berharap tentang perbaikan Mamasa, agar turut bergabung dalam gerakan untuk menyelamatkan Kabupaten Mamasa.