Menanggapi persoalan itu, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Mamasa, Welem DP mengatakan, gaji tenaga persampahan sudah empat bulan tak dibayarkan.
Akibatnya, sampah menumpuk karena petugas kebersihan mogok kerja.
“Gaji tenaga persampahan 4 bulan tidak dibayarkan. Mereka mogok,” ujar Welem, via Whatsapp.
Welem menjelaskan, permintaan pembayaran gaji tenga kebersihan sudah beberapa kali diajukan, namun tidak mendapat tanggapan dari pihak BPKD Mamasa.
“SPM kita sudah ajukan tapi tidak direspon sampai saat ini,” jelasnya. (*)


