Lintas-Enam.com, Jakarta – Aliansi Rakyat Mamasa Menggugat bakal menggelar aksi unjuk rasa di Kantor Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI pada pekan depan.
Informasi mengenai rencana aksi unjuk rasa ini beredar luas di media sosial melalui pamflet yang disebar pihak Aliansi Rakyat Mamasa Menggugat.
Pada pamflet elektronik itu, tercantum jabatan Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Mamasa, Sulawesi Barat.
Aksi itu dijadwalkan berlangsung pada Selasa, 31 Desember 2024.
Rencana aksi ini, juga dibuktikan sebuah foto surat pemberitahuan aksi yang ditujukan kepada Polsek Setiabudi, Jakarta Pusat, yang juga tengah beredar luas di media sosial.
Rencana aksi itu dibenarkan Taufik Rama Wijaya, sebagai Presidium Aliansi Rakyat Mamasa Menggugat, dikonfirmasi Minggu (29/12/2024).
Rama menjelaskan, pihaknya berunjuk rasa perihal indikasi korupsi yang diduga melibatkan Sekda Mamasa.
Tak hanya melaksanakan aksi unjuk rasa, Aliansi ini juga kata Rama, bakal melaporkan Sekda Mamasa secara resmi kepada KPK RI.
“Iya benar, kami juga sekaligus akan memasukkan laporan terkait indikasi kasus dugaan korupsi di Kabupaten Mamasa yang diduga dilakukan oleh Sekda,” akunya.
Soal indikasi korupsi itu, Rama tidak menyampaikan secara detail.
“Nanti kami sampaikan apa saja dugaan korupsi yang dilakukan, yang jelas Selasa mendatang pasti kami demo,” lanjut Rama.
Kendati begitu, aksi yang akan dilakukan, menurut Rama, merupakan agenda tunggal dengan tuntutan tangkap dan periksa Sekda Mamasa.
“Kami juga telah melengkapi laporan yang akan kami masukkan ke KPK, sebagai bukti permulaan untuk memulai penyelidikan terkait kasus korupsi yang dilakukan oleh Sekda Mamasa,” sambung dia.





