PNM Mamasa Diduga Salah Gunakan Data Nasabah, Kepala Cabang Enggan Beri Respon
Lintas-Enam.com, MAMASA – Kepala Cabang Permodalan Nasional Madani (PNM) Kabupaten Mamasa, Sulawesi Barat, Andew, enggan beri respon perihal dugaan penyalahgunaan data nasabah.
Sikap itu ditunjukkan Kepala Cabang PNM Mamasa, saat dimintai keterangan via telepon terkait dugaan penyalahgunaan data nasabah.
Jurnalis Lintas-Enam.com, beberapa kali mengirim pesan singkat menanyakan dugaan penyalahgunaan data tersebut, namun tidak merespon. Ia juga tidak merespon beberapa panggilan WhatsApp.
Seperti diketahui, beberapa hari belakangan, ramai diperbincangkan dugaan penyalahgunaan data nasabah oleh oknum karyawan PNM Mamasa.
Kasus ini jadi viral di media sosial, setelah beberapa nasabah mengeluh lantaran tiba-tiba mendapat tagihan angsuran pinjaman dari pihak PNM.
Salah satu korbannya adalah, Febrianti, adik kandung Yunita.
Yunita, menceritakan, pada pertengahan Tahun 2023 lalu, adiknya mengajukan pinjaman sebanyak Rp3 juta dengan tenor 50 minggu.
Pinjaman itu lalu dilunasi pada pertengahan tahun 2024.
Karena merasa pinjamannya telah lunas, ia berniat mengajukan pinjaman kedua, namun pihak PNM kata adiknya, tidak lagi respek.
Yanita pun menyarankan agar adiknya itu mengambil dana simpanan yang masih ada pada PNM.
“Saya sarankan ambil uang simpanan di PNM karena bisa dicairkan kalau sudah pelunasan,” ungkap Yunita via WhatsApp, Selasa (2/06/2026)
Yunita lebih jauh bercerita, selang beberapa hari setelah adiknya mencairkan uang simpanannya, ia dihubungi pihak PNM mengajukan pinjaman






