Lakalantas Didominasi Pelajar, Kapolres Luwu Utara Kumpulkan Pengawas dan Kepsek
Lintas-Enam.com, Luwu Utara — Angka kecelakaan lalu lintas (lakalantas) di Kabupaten Luwu Utara, Sulawesi Selatan, terus meningkat dan kian mengkhawatirkan.
Data yang dirilis Polres Luwu Utara, mencatat bahwa pelajar masih menjadi kelompok rentan dengan tren peningkatan signifikan sepanjang 2024–2025.
Sebabnya, Kapolres Luwu Utara AKBP. Nugraha Pamungkas, menggelar rapat koordinasi bersama pengawas dan kepala sekolah mulai tingkat TK hingga SMA, pada Selasa, (2/9/2025).
Kegiatan yang dipusatkan di Aula Kantor Bupati ini, dirangkaikan sosialisasi Dikmas Lantas, serta penandatanganan fakta integritas bersama Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Luwu Utara.
Bupati Luwu Utara, Andi Abdullah Rahim, turut hadir didampingi Kadis Dikbud dan Danramil Masamba.
Kasat Lantas Polres Luwu Utara, Iptu Yusri, dalam paparannya mengungkapkan, korban kecelakaan dengan usia 4–19 tahun pada 2025 meningkat 17,86 persen.
Mayoritas melibatkan pelaku berusia 12–17 tahun. Tercatat, sedikitnya 206 siswa SLTA menjadi korban dalam dua tahun terakhir.
“Profesi pelajar bahkan menempati posisi kedua sebagai pelaku kecelakaan, dengan kenaikan 13,79 persen sejak 2023–2025,” jelas Yusri.
Faktor utama kecelakaan, lanjutnya, adalah tidak memiliki SIM, berkendara ugal-ugalan, berboncengan lebih dari dua orang tanpa helm, melawan arus, hingga abai terhadap pengguna jalan lain.
Selaras dengan itu, Kapolres Luwu Utara, Nugraha Pamungkas, menekankan pentingnya peran sekolah dan orang tua, dalam menanamkan disiplin berlalu lintas.





