Berita  

Utang Pemda Mamasa ke Pihak Rekanan Terancam Tak Dibayar, Ini Kata Kaban Keuangan

Kepala Badan Pengelola Keuangan Daerah (BPKD), Heri Kurniawan

Utang Pemda Mamasa ke Pihak Rekanan Terancam Tak Dibayar, Ini Kata Kaban Keuangan

Lintas-Enam.com, Mamasa – Kabar tak sedap berhembus menghampiri pihak rekanan alias kontraktor di Kabupaten Mamasa, Sulawesi Barat.

Pasalnya, pemerintah daerah Kabupaten Mamasa, dikabarkan tidak akan membayarkan utang pihak rekanan.

Di sisi lain, pemerintah daerah tengah menyusun skema memprioritaskan sejumlah program baru Bupati Mamasa melalui pergeseran anggaran pada APBD pokok tahun 2025.

Hal tersebut diungkap salah seorang kontraktor di Mamasa yang enggan disebutkan identitasnya.

Dia mengatakan, di tahun 2024, pihaknya mengerjakan salah satu sarana dan prasaran pemerintah daerah Kabupaten Mamasa.

Tak disebutkan paket pekerjaan dan nilai kontrak pekerjaan tersbut, namun pekerjaan itu telah dinyatakan rampung 100 persen dan tinggal menunggu pencairan 100 persen pula.

Baca Juga:  Sopir Truk Protes Aksi Blokade Ruas Jalan Nasional di Luwu, Ini Masalahnya

Ironisnya, dalam daftar utang yang harus dibayar Pemda Mamasa, pakat pekerjaan tersebut tidak termuat.

“Tahun lalu tidak sempat cair karena katanya tidak ada anggaran. Saya dijanji tahun ini, ternyata tidak ada dalam daftar utang,” katanya.

Merespon itu, Kepala Badan Pengelola Keuangan Daerah (BPKD), Herry Kurniawan mengatakan, soal utang ke pihak lain dalam laporan keuangan memang ada.

Namun utang tersebut kata Herry, menurut Bupati dan Wakil Bupati, tahun ini akan diselesaikan secara pelan.

“Karena kalua mau diselesaikan semua, itu tidak akan mungkin. Tetapi pelan-pelan dengan melihat fisikal kita. Yang pasti kita komitmen akan selesaikan,” katanya kepada wartawan, ditemui di Ruang Kerjanya, Senin (27/5/2025).

Penulis: Samuel

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *