Berita  

Utang Daerah Mamasa Capai Rp130 Miliar, Rama Desak Pemda Buka Roadmap Penyelesaian

Aktivis Mamasa, Taufik Rama Wijaya

PUPR, Kesehatan hingga PPKD Jadi Sorotan

Berdasarkan rincian yang menjadi perhatian Rama, sejumlah organisasi perangkat daerah tercatat memiliki kewajiban dalam jumlah signifikan.

Beberapa di antaranya yakni:

  • Dinas PUPR: Rp30.403.103.744,24
  • Dinas Kesehatan: Rp28.574.122.902
  • PPKD: Rp56.792.444.027
  • Dinas Pendidikan dan Kebudayaan: Rp12.827.816.447
  • Dinas Pertanian, Perkebunan dan Hortikultura: Rp12.328.010.320
  • RSUD: Rp10.270.800.125

Besarnya angka pada sejumlah sektor tersebut, kata Rama, semestinya menjadi bahan evaluasi serius pemerintah dan DPRD.

“Kalau kita melihat komposisinya, nilai kewajibannya tersebar di berbagai sektor. Ini menunjukkan bahwa pemerintah daerah membutuhkan strategi penyelesaian yang jelas, terukur dan transparan,” katanya.

Menurut Rama, masyarakat jangan hanya disuguhi angka dalam laporan keuangan. Pemerintah harus membuka progres penyelesaiannya.

Rama: Jangan Sampai Utang Diwariskan

Rama mendesak Pemkab Mamasa segera menyusun roadmap atau peta jalan penyelesaian kewajiban daerah.

Baca Juga:  Bangunan SMAN 001 Pana’ Selesai, Tapi Masih Ngutang ke Tukang, Ryan Mewa: Ganti Kepala Sekolah

Roadmap tersebut, kata dia, minimal harus memuat jenis kewajiban, nilai masing-masing kewajiban, status verifikasi, pihak yang harus dibayar, skala prioritas, sumber anggaran, serta target waktu penyelesaian.

“Harus ada roadmap. Mana yang harus segera dibayar, mana yang masih dalam proses verifikasi, mana yang bermasalah secara administrasi, semuanya harus jelas. Jangan sampai utang hari ini menjadi beban pemerintahan berikutnya,” tegasnya.

Ia juga meminta pemerintah tidak menggunakan alasan bahwa sebagian kewajiban merupakan persoalan pemerintahan sebelumnya sebagai alasan untuk mengabaikan penyelesaian.

Menurutnya, ketika pemerintah daerah berjalan sebagai satu institusi, kewajiban yang sah tetap harus diselesaikan sesuai ketentuan.

DPRD Jangan Hanya Jadi Penonton

Sorotan juga diarahkan kepada DPRD Kabupaten Mamasa.

Rama meminta lembaga legislatif menggunakan fungsi pengawasan untuk menguji secara terbuka kondisi kewajiban daerah tersebut.

Baca Juga:  Aktivis Desak Pemda Mamasa Bereskan Utang: Jangan Berlindung di Balik Dalih Warisan Pemerintahan Lama

Ia menilai DPRD perlu meminta penjelasan pemerintah mengenai penyebab munculnya kewajiban dalam jumlah besar serta langkah yang telah dan akan dilakukan untuk menyelesaikannya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *