Berita  

Tuntut Pembentukan DOB, Karemuddin Serukan Janji Sejarah Provinsi Luwu Raya

Aksi Damai Gerakan Perjuangan Provinsi Luwu Raya di Masamba, Kabupaten Luwu Utara

Sehingga, kata dia, tidak sepantasnya kini berada dalam posisi terpinggirkan di Provinsi Sulawesi Selatan.

“Luwu Raya adalah sebuah bangsa di masa lalu. Seharusnya tidak menjadi daerah yang terpinggirkan di Sulawesi Selatan,” tegas Karemuddin, kepada awak media usai berorasi dihadapan ribuan massa.

Selain itu, Ia menyoroti perlakuan ketimpangan pembangunan yang selama ini dirasakan masyarakat Luwu Raya.

“Selama ini kita menjadi daerah pinggiran. Pinggiran itu selalu sisa-sisa anggaran, yah pokoknya selalu sisa yang diberikan, lihat kecamata Seko dan Rampi akses jalannya sangat menyedihkan,” ucapnya.

Karemuddin menegaskan bahwa dari berbagai aspek, Luwu Raya telah memenuhi seluruh syarat untuk dimekarkan menjadi sebuah provinsi.

“Dari segala aspek, luas wilayah, jumlah penduduk, secara historis bahkan sumber daya alam, kita memenuhi syarat menjadi provinsi,” kata Legislator Fraksi PAN itu.

Baca Juga:  16 Jurnalis Dinyatakan Kompeten, UKJ AJI Mandar Dorong Pers Profesional

Ia menambahkan bahwa tuntutan utama masyarakat Tana Luwu bukan semata-mata soal pemekaran wilayah administratif, melainkan perjuangan atas keadilan dan kemanusiaan.

“Yang paling penting adalah menuntut keadilan dan kemanusiaan. Daerah yang kaya raya harus sejahtera,” ujarnya.

Ia juga menyampaikan bahwa sebagai lanjutan dari pergerakan perjuangan rakyat Luwu, akan dilakukan penutupan jalan di Jembatan Baliase, Luwu Utara, guna menarik perhatian pemerintah pusat terhadap aspirasi masyarakat.

“Aksi ini akan terus berlangsung dan bergelombang sampai terbentuknya Luwu Raya,” ujarnya.

Di akhir orasinya, Karemuddin menyampaikan harapan besar kepada Presiden ke-8 Republik Indonesia, Prabowo Subianto, agar dapat mewujudkan pembentukan Provinsi Luwu Raya dan tercatat dalam sejarah Tana Luwu.

Baca Juga:  SPPG Mehalaan Barat Salurkan MBG untuk 2.084 Penerima, Sasar 32 Sekolah hingga 12 Posyandu

“Semoga beliau tercatat dalam sejarah sebagai presiden sehingga terbentuknya Luwu Raya. Saya kira akan terkenang dalam peradaban Tana Luwu,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *