Berita  

Tuntut Pembentukan DOB, Karemuddin Serukan Janji Sejarah Provinsi Luwu Raya

Aksi Damai Gerakan Perjuangan Provinsi Luwu Raya di Masamba, Kabupaten Luwu Utara

Tuntut Pembentukan DOB, Karemuddin Serukan Janji Sejarah Provinsi Luwu Raya

Lintas-Enam.com, Luwu Utara — Ribuan massa yang tergabung dalam Presidium Gerakan Perjuangan Provinsi Luwu Raya, memadati jalan poros nasional Palopo – Masamba, Kabupaten Luwu Utara, Jumat, (23/01/26).

Ribuan massa ini melakukan aksi long march dan penutupan jalan, menuntut percepatan pembentukan Provinsi Luwu Raya.

Aksi long march dimulai dari Tugu Coklat bergerak menuju titik orasi di Monumen Masamba Affair.

Massa berasal dari berbagai wilayah di Luwu Utara, terdiri atas beragam elemen masyarakat, mulai dari tokoh adat, tokoh pemuda, mahasiswa, organisasi kemasyarakatan, hingga warga biasa.

Sejumlah tokoh pendidikan, seperti Ketua PGRI Luwu Utara, Ismaruddin, juga tampak ikut berorasi sebagai bentuk dukungan terhadap perjuangan pembentukan Provinsi Luwu Raya.

Baca Juga:  DPRD Luwu Utara Minta DP2KUKM dan APH Turun Tangan Tertibkan Harga BBM dan Elpiji

Sepanjang perjalanan, massa membawa spanduk, poster, dan bendera bertuliskan tuntutan pembentukan Daerah Otonomi Baru (DOB) Provinsi Luwu Raya.

Yel-yel perjuangan dan seruan keadilan terus menggema di sepanjang jalan poros nasional Palopo – Masamba.

Kordinator Presidium Gerakan Perjuangan Provinsi Luwu Raya, Karemuddin, menyampaikan bahwa perjuangan rakyat Tana Luwu merupakan amanat sejarah dan tuntutan keadilan yang tidak bisa lagi diabaikan.

Dalam orasinya, Karemuddin menegaskan bahwa gerakan rakyat ini bersifat murni dan inklusif, tanpa membawa kepentingan politik praktis, jabatan, atau simbol-simbol golongan tertentu.

“Hari ini seluruh rakyat Tana Luwu turun ke jalan tanpa membawa embel-embel jabatan, pangkat, dan warna, suku manapun, dengan satu tujuan yang sama yaitu menuntut janji sejarah Provinsi Luwu Raya,” tegasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *