Tim SAR Akhiri Operasi Pencarian, Langi Warga Sespa Mamasa Dinyatakan Hilang
Lintas-Enam.com, MAMASA – Tim SAR Gabungan terpaksa mengakhiri proses pencarian terhadap Langi Pabarrang, warga Kecamatan Sesena Padang (Sespa), yang dilaporkan hilang di hutan di Desa Kalama, Kecamatan Tabang.
Pencarian ini ditutup setelah Tim SAR Gabungan melakukan pencarian dengan segala upaya, selama kurang lebih 7 hari di Hutan.
Kepala BPBD Kabupaten Mamasa, Sulawesi Barat, Alfredi, mengatakan operasi SAR ditutup pada Rabu, 6 Mei 2026.
Hal itu dilakukan sesuai atas persetujuan keluarga dan Pemerintah Desa Kalama. Dengan begitu, status Langi Pabarrang kini dinyatakan hilang.
Sebelum akhirnya ditutup, pagi tadi Tim SAR masih berupaya mencari korban dengan menyisir lembah, pegunungan dan sungai di sekitar lokasi terakhir korban terlihat.
Namun, dari segala upaya yang dilakukan Tim SAR Gabungan, keberadaan bahkan jejak korban tak ditemukan.
“Tim SAR bergerak sejak pukul 07.30 hingga 12.00 Wita, namun hasilnya masih nihil. Kendala cuaca hujan juga cukup menghambat,” ujar Alfredi saat dikonfirmasi via WhatsAp, Rabu (6/5/2026).
Operasi SAR gabungan yang melibatkan BPBD, TNI, Polri dan warga, berlangsung sejak Langi dilaporkan hilang pada 29 April 2026.
Selama sepekan, tim menyisir radius kurang lebih 5 kilometer dari titik terakhir korban diduga berada.
“Atas penyampaian pihak keluarga dan pemerintah desa, maka operasi SAR kami tutup hari ini. Korban Langi Pabarrang dinyatakan hilang,” tegas Alfredi.
Meski operasi resmi ditutup, Alfredi mengimbau warga yang beraktivitas di hutan sekitar Desa Kalama, untuk tetap waspada dan segera melapor jika menemukan tanda-tanda keberadaan korban. (*)






