Berita  

Hadiri Pelatihan Berbasis Kompetensi, Pj Bahtiar: Pelatihannya Disesuaikan Kondisi Daerah

pelatihan berbasis kompetensi angkatan I tahun 2024.

Lintas-Enam.com, Mamuju – Pj Gubernur Sulbar, Bahtiar Baharuddin membuka secara resmi pelatihan berbasis kompetensi angkatan I tahun 2024.

Pelatihan ini digelar Satuan Pelayanan Pelatihan Vokasi dan Produktivitas Kabupaten Mamuju, Balai Besar Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BBPVP) Makassar, di BLK Mamuju, Jumat, (5/6/2024).

Kepala BBPVP Makassar, La Ode Haji Polondu mengatakan sangat bangga dan berbahagia saat ini karena Pj Gubernur berkenan hadir pada kegiatan yang sangat terharu.

“Dulunya waktu saya datang hutan belantara, dan sempat saya bermimpi kapan bisa dibuat pelatihan. Hari ini mimpi itu menjadi kenyataan,” kata La Ode.

Bahkan, baru kali ini wilayah Sulawesi saat dilaksanakannya pelatihan dikunjungi langsung Pj Gubernur.

Padahal biar Gubernur definitif tidak pernah dikunjungi pelatihan baik itu di Sulsel.

Baca Juga:  Ada Aroma Korupsi Dana Hibah di STT Arastamar Mamasa, Rektor Enggan Beri Tanggapan

“Saya yakin kehadiran Pj Gubernur Bahtiar didasari kecintaan terhadap Sulbar. Kebanggaan ini harus mengalir indah kepada anak-anak kurang lebih 85 orang yang ikut pelatihan,” ungkapnya.

Hari ini dilatih, sesungguhnya proses pembekalan diberikan akan menjadi bahan di kehidupan kenyataan membantu pemerintah menjadi orang yang produktif.

“Jadi saya minta sungguh-sungguh cavendish serius mengikuti pelatihan. Akan ada perbedaan yang ikut pelatihan dengan tidak, maka fokus ikut pelatihannya,” ujarnya.

Sedangkan, Pj Gubernur Bahtiar mengungkapkan pelatihan ini sangat bagus dan terus dikembangkan, sehingga ke depan bisa bersaing dan membangun usaha sendiri.

“Pemerintah sudah menyiapkan KUR sebanyak Rp 3,2 triliun. Jadi manfaatkan itu untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ucap Bahtiar.

Sama halnya, mengasah diri atau mendorong pembibitan ikan nila, hingga pertanian seperti pohon cavendish, dan ini usaha yang menjanjikan.

Baca Juga:  EDITORIAL: Bayar Utang Lama, Cetak Utang Baru: APBD Mamasa Terjebak Lingkaran Kewajiban

“Jadi mulai kita membuka ruang kondisi daerah itu. Bisa mandiri dan bangun sinergitas dengan pemerintah,” ujarnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *