Berita  

Data Nasabah PNM Mamasa Diduga Dicatut, EW-LMND Sulbar Desak OJK dan APH Lakukan Investigasi

Gambar: Sekretaris EW-LMND Sulawesi Barat, Gunawan

Lintas-Enam.com, MAMASA, – Eksekutif Wilayah Liga Mahasiswa Nasional untuk Demokrasi (EW-LMND) Sulawesi Barat mendesak Otoritas Jasa Keuangan (OJK), aparat penegak hukum, dan PT Permodalan Nasional Madani (PNM) segera lakukan investigasi menyeluruh.

Investasi itu dimaksudkan terkait adanya dugaan pencatutan data nasabah, yang belakangan menjadi keluhan sejumlah masyarakat di Kabupaten Mamasa.

Desakan tersebut disampaikan, menyusul adanya laporan masyarakat yang mengaku menemukan catatan pembiayaan aktif pada Sistem Layanan Informasi Keuangan (SLIK) OJK.

Padahal dari pengakuan masyarakat, mereka menyatakan telah melunasi kewajiban pembiayaan atau tidak pernah mengajukan pembiayaan sebagaimana tercatat.

Sekretaris EW-LMND Sulawesi Barat, Gunawan, mengatakan telah menerima sejumlah pengaduan dugaan permasalahan dalam pencatatan pembiayaan yang perlu ditelusuri secara menyeluruh oleh pihak berwenang.

Baca Juga:  Kejati Sulsel Kunker di Kantor Cabang Kejari Tana Toraja, Pastikan Optimalisasi Pelayanan

“Saat ini kami menerima laporan dari masyarakat yang mengaku dirugikan karena namanya masih tercatat memiliki pembiayaan aktif,” ujar Gunawan, Jumat (3/7/2026).

Bahkan menurut Gunawan, beberapa nasabah mengaku adanya pencairan pembiayaan yang menurutnya tidak pernah diajukan maupun diterima.

“Dugaan ini harus diusut secara transparan agar memberikan kepastian hukum bagi masyarakat,” pintanya.

Disebutkan Gunawan, salah seorang warga yang mengaku menjadi korban, yakni Musdalifah. Kepadanya, musdalifa menyampaikan bahwa dirinya telah melunasi pembiayaan di PNM pada 2024.

Namun, ketika mengajukan Kredit Usaha Rakyat (KUR) di salah satu bank, permohonannya ditolak setelah hasil pengecekan SLIK OJK menunjukkan masih terdapat pembiayaan aktif atas namanya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *