Berita  

Balai Penyuluhan KB Majene: Rp285 Juta Hanya Tangga, Cet dan Sebar Semen Tutupi Saluran Air

Kantoer Balai KB di Kecamatan Banggae, Kabupaten Majene

Saat kami keluar dan manaiki tangga, dua ibu muda mengikutinya. Di tangga mereka sambil bicara. “Itu ruangan di atas pak hanya nacet saja,” ujarnya.

Menurut mereka, hanya tangga dan cet baru beberapa ruangan di balai yang dikerjakan rehab senilai anggaran proyek tersebut.

Tak hanya itu, staf di kantor balai itu protes ketika mengomentari lantai parkiran yang disemen.

“Masak nasemen. Jadi ridak meresap mi air hujan. Hujan sebentar saja pak tergenang air di depan kantor kami,” keluh staf itu.

Ia sampaikan ke pekerja proyek tempo hari, kasi paving blok supaya bisa menyerap air kalau hujan.

“Tapi tidak mau i pak. Selalu nabilang tidak ada dalam gambar,” ujarnya.

Mereka juga tegaskan, “Ada dulu ini lubang saluran pembuangan air. Masak natutup i pak.”

Baca Juga:  Pegiat Anti Korupsi di Mamasa Sebut Ada Aroma Korupsi Dana Hibah di STT Arastamar

Sudah pam mereka menanti kemana ia menyampaikan keluhan. Dan pada Jumat sore kemarin, staf ini bergembira dan tampak semangat mencerirakan protesnya pada kami.

“Syukur bapak datang. Lamami kami bilang kemanaki ini melapor e,” katanya sumringah.

Ketika ditanyakan kegiatan di tempat lain, ibu ini billang, “Kalau yang di Pamboang bagus bagus dia pak. Itu juga gedung obat bagus dan bersih.”

Di akhir, nomor kontak disebutkan, bahkan tak lupa bilang, “Nanti saya kasiki’ foto-foto lainnya pak.”

Proyek Rehabilitasi Berbiaya Ratusan Juta

Proyek Rehab/Balai Penyuluhan KB Kecamatan Banggae, Kabupaten Majene, melekat di Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Pemkab Majene.

Proyek ini dibiayai APBD Kabupaten Majene Tahun Anggaran 2024. Nilai kontrak sebesar Rp285.000.000. Dikerjakan oleh CV Bumi  Punggawa Cakrawala Empat Tujuh. Nomor kontrak 007/KONT/DPPKB/DAK/VII/2024.

Baca Juga:  Kasat Intelkam Polres Mamasa Turun Langsung Edukasi Warga soal Pelayanan SKCK

Pekerjaan ini dimulai oada 18 Juli 2024 dan selesai pada 18 Oktober 2024.

Pekerjaan selesai di atas kertas, tapi protes yang menggunakan kantor balai itu berkeras tak setuju apa yang tampak mereka lihat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *