Berita  

Ketua IMI Kabupaten Mamasa Klarifikasi Pemberian Nama Janda Dalam Event JELATA

Gambar: Ketua IMI Kabupaten Mamasa, Daniel Pundu (tengah)

Ketua IMI Kabupaten Mamasa Klarifikasi Pemberian Nama Janda Dalam Event JELATA

Lintas-Enam.com, Mamasa – Pemberian nama dalam jalur event jelajah alam wisata (JELATA) dalam event Bulan Mamase di Kabupaten Mamasa beberapa waktu lalu, menuai kontroversi di media sosial.

Pemberian nama Janda dalam jalur jelata dianggap melecehkan kaum perempuan oleh kalangan masyarakat.

Ketua Ikatan Motor Indonesia (IMI) Kabupaten Mamasa Daniel Pundu, memberi klarifikasi terkait pemberian nama tersebut.

Kepada wartawan, Daniel menyebut, pemberian nama tersebut tidak bermaksud untuk melecehkan kaum perempuan.

“Janda artinya jalur andalan (Janda) bagi para rider, kemudian kata terjepit itu karena ada batu di jalur tersebut yang dianggap menjepit ban,” ungkapnya saat di wawancarai di Rujab Bupati Mamasa, Selasa, (21/4/2026).

Baca Juga:  Aktivis Mamasa Buka Posko Pengaduan, Desak PNM Pulihkan Nama Korban Dugaan Penyalahgunaan Data Pribadi

Perihal kritikan-kritikan yang ramai di Media Sosiap, Daniel menganggap sebagai bahan evaluasi kegiatan ke depan.

Ia terimakasih kepada masyarakat Mamasa, yang telah memberikan kritik dan saran demi kebaikan ke depannya.

Kata dia, terkait kerusakan jalan dan beberapa ternak mati karena dampak kegiatan ini, pihaknya akan memperbaiki kembali jalan yang dianggap rusak.

Ia juga akan bertemu dengan pemilik ternak yang mati, untuk membicarakan hal tersebut.

Selain itu Daniel juga menjelaskan anggaran kegiatan tersebut sumber dananya dari pendaftaran peserta rider sebanyak 200 ribu/orang, dan sponsor berupa barang, juga Pemda Mamasa.

Baca Juga:  Babak Baru DAU Tambahan APBD Mamasa: Rp40 Miliar Sudah Dibelanjakan, Tak Tercantum dalam KUA-PPAS

Daniel juga bilang, pihaknya menerima bantuan dana dari Pemda dalam pelaksanaan kegiatan itu, namun tidak menyebut nilainya.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *