MAMUJU, Lintas-Enam.com — Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Kota Mandar gandeng BPJS Kesehatan menggelar workshop bertema “Memperkuat Jurnalisme Berkualitas untuk Mendorong Stabilitas Ekonomi dan Mewujudkan Perlindungan Sosial yang Berkeadilan.”
Kegiatan tersebut menghadirkan Kepala Bagian Mutu Layanan Kepesertaan BPJS Kesehatan Cabang Mamuju, Yanto Sapang, sebagai narasumber, yang dilaksanakan di Aula Asrama Haji, Jumat (28/8/2026).
Workshop ini menjadi ruang untuk memperkuat pemahaman jurnalis mengenai isu jaminan kesehatan, sekaligus mendorong pemberitaan yang berkualitas dan berpihak pada kepentingan publik.
Dalam pemaparannya, Yanto Sapang menekankan pentingnya peran media dalam menyampaikan informasi mengenai program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) secara akurat, berimbang, dan mudah dipahami masyarakat.
Menurut Yanto, jurnalisme berkualitas tidak hanya berbicara mengenai kecepatan dalam menyampaikan informasi, tetapi juga menyangkut proses verifikasi, ketepatan data, keberimbangan, serta kemampuan media memberikan konteks terhadap suatu persoalan.
“Media memiliki peran penting dalam memberikan edukasi kepada masyarakat. Informasi yang disampaikan harus berdasarkan fakta dan dapat dipertanggungjawabkan, terlebih ketika menyangkut pelayanan publik dan perlindungan sosial,” kata Yanto.
Ia menjelaskan bahwa isu kesehatan dan jaminan sosial merupakan bagian penting dalam kehidupan masyarakat.
Karena itu, pemberitaan mengenai BPJS Kesehatan dan JKN perlu disajikan secara proporsional agar masyarakat memperoleh informasi yang benar mengenai kepesertaan, hak dan kewajiban, hingga akses terhadap layanan kesehatan.
Yanto juga mendorong jurnalis untuk melakukan pendalaman terhadap berbagai persoalan yang berkaitan dengan pelayanan kesehatan.
Dengan demikian, media tidak sekadar memberitakan persoalan di permukaan, tetapi mampu menghadirkan informasi yang memberikan pemahaman kepada masyarakat.

