Dalam kesempatan itu, Ketua PGRI Luwu Utara, Ismaruddin, juga menyerahkan dana donasi yang telah dikumpulkan oleh para guru kepada dua rekan mereka yang telah diberhentikan.
Penyerahan bantuan ini sebagai bentuk dukungan moral dan kebersamaan di tengah ujian yang menimpa keduanya.
“Ini adalah bentuk solidaritas dan kepedulian sesama guru. Kami ingin menunjukkan bahwa kita tetap satu dalam suka maupun duka,” kata Ismaruddin dalam sambutannya.
Menariknya, dalam aksi damai tersebut, sejumlah peserta didik dari SMA Negeri 1 Luwu Utara, turut menampilkan drama teatrikal menggambarkan situasi hukum yang dialami kedua guru mereka.
Pertunjukan itu sempat menyita perhatian peserta aksi di sekitar lokasi.
Aksi berlangsung aman dan tertib dengan pengawalan aparat kepolisian.
Sebelum membubarkan diri, para guru menyanyikan lagu “Hymne Guru” sebagai penutup aksi solidaritas mereka. (*)