Namun, ia berharap Pemda Mamasa memberikan perhatian agar permasalahan ini bisa segera diselesaikan.
“Kami tahu saudara S juga terus berusaha mengurus pencairan demi melunasi pekerjaan kami. Tapi kalau memang tidak ada kejelasan, saya akan bongkar saja semua perlengkapan yang kami pasang, daripada terus dipakai tanpa pelunasan,” tegasnya.
Parahnya lagi, kata dia sebagian material bahkan masih menunggak pembayaran ke para tukang.
“Kami tetap yakin pemerintahan WS-Hadir bisa mencari solusi. Tapi kalau tidak, yah apa boleh buat,” pungkasnya. (*)
