Lintas-Enam.com, Mamasa – Kurang lebih sepekan peringatan HUT Kabupaten Mamasa diwarnai berbagai kegiatan, termasuk karnaval budaya dan diakhiri rapat Paripurna DPRD Mamasa, di Tribun Lapangan Kondosatapa, Senin (11/3/2024).
Pada momen yang dihadiri jajaran Pemerintah Kabupaten Mamasa dan Provinsi Sulawesi Barat, Penjabat (Pj) Bupati Mamasa, Muhammad Zain menyampaikan 11 program strategis yang disusun sejalan tema HUT Mamasa kali ini.
Pj Bupati Mamasa mengatakan, memasuki era Revolusi Industri 4.0 (The Fourth Industrial Revolution) dan society 5.0 yang mengakibatkan
situasi VUCA (Volatility, Uncertainty, Complexity and Ambiguity) berdampak pada perubahan ekstrim tatanan sosial politik, ekonomi, dan pendidikan.
Ditambah lagi pemanasan global yang turut mengancam kelangsungan ketahanan pangan, menuntut penanganan yang cepat dan tuntas.
Pada sisi lain, kapasitas fiskal daerah belum memadai hingga membuat tingkat ketergantungan Kabupaten Mamasa terhadap Dana Transfer Pusat masih tinggi.
Oleh karena itu, melalui momen ini, Zain mengajak semua golongan masyarakat berkomitmen keluar dari lingkaran permasalahan yang dihadapi daerah saat ini sesuai dengan tema yang diusung “Mamasa Mamase, Bangkit Lebih KuaÅ¥’.
“Saya yakin, dengan kejujuran, loyalitas dan dedikasi dalam semangat Mesa Kada Dipotuo, Pantan Kada Dipomate yang diwariskan oleh leluhur orang-orang Mamasa, tercermin kekayaan budayanya yang adiluhung. Kita akan keluar dan menyambut masa depan Mamasa yang gemilang,” ucap Zain, dalam sambutannya.
Untuk bangkit lebih kuat, lanjut Zain, pihaknya mencetus beberapa program strategi yang akan dijalankan selama mengisi kekosongan kepemimpinan bupati definitif di Kabupaten Mamasa.
Adapun program strategis yang dimaksud antara lain;
- Mewujudkan Good & Clean Governance, Bersih-Melayani;
- Gerakan Mamasa Berliterasi;
- Fasilitasi Pasar Murah untuk Ketahanan Pangan;
- Pembangunan Posyandu/Pustu Ceria;
- Gerakan Mamasa Asri;
- Optimalisasi Peran BUMDes;
- Gerakan Mamasa Kota Agrowisata;
- Pengembangan Smart Farming dan Gerakan Petani Milenial;
- Re-Branding Mamasa Kota Kopi;
- Pembangunan Pusat Kerajinan dan Ekonomi Kreatif/UMKM;
- Pengembangan Seni Budaya dan Masyarakat Adat.
11 program itu menurut Zain, sejalan dengan arahan Presiden RI, Joko Widodo, bahwa guna memperkuat ekonomi salah satunya adalah dengan industri hilirisasi.






