Di tengah berbagai tantangan tersebut, pemerintahan Welem Sambolangi, berada dalam situasi yang sulit. Di satu sisi ada tuntutan untuk melakukan penghematan anggaran, di sisi lain, desakan agar Pemda Mamasa segera menunjukkan aksinya dalam pemberantasan korupsi seperti yang selalu disampaikan setiap kali pertemuan dengan masyarakat selama kampanye dan bagaimana bisa mengatasi berbagai persoalan akibat defisit. Ditambah lagi dengan persoalan-persoalan internal di kubu mereka.
Momen ini menjadi ujian besar bagi Welem Sambolangi’ untuk membuktikan bahwa pemerintahannya bukan sekedar retorika, tetapi memiliki langkah konkret yang mampu mengembalikan kepercayaan publik terhadap pemerintah serta menciptakan stabilitas Politik. (*)
Rian Mewa’
