Berita  

Delapan Bulan Siltap Tak Dibayar, Aparat Desa dan BPD Unjuk Rasa

Jitro, perwakilan BPD saat sampaikan orasi di depan kantor bupati

Lintas-Enam.com, Mamasa – Puluhan aparat desa dan BPD berunjuk rasa di kantor Bupati Mamasa, Sulawesi Barat (Sulbar), Selasa (10/9/2024).

Aksi unjuk rasa aparat desa dan Badan Permusyawaratan Desa (BPD) bukan tanpa alasan, pasalnya, hampir setahun penghasilan tetap (Siltap) mereka belum dibayarkan.

Namun gayung tak bersambut, berjam-jam berorasi dibawah teriknya mentari tidak digubris oleh Pj. Bupati Mamasa, Muh. Zain.

Pj Bupati enggan menemui pengunjuk rasa. Bahkan pejabat lainpun tak ada yang menemui massa.

Salah satu perwakilan BPD, Jitro menuturkan, saat ini kondisi aparat desa dan BPD dililit utang.

Untuk memenuhi kebutuhan, mereka terpaksa berutang.

Baca Juga:  KAWASAN Nyatakan Dukungan terhadap Pemekaran Provinsi Luwu Raya

“Kasian kami pak, terpaksa berutang untuk memenuhi kebutuhan, mana lagi kebutuhan anak yang kuliah,” tuturnya.

Dirinya berharap agar pemerintah memperhatikan nasib mereka.

Salah satu aparat desa yang enggan ditulis namanya menuturkan total Siltap yang belum dibayarkan itu selama delapan bulan.

“Kami belum dibayar selama delapan bulan. Tahun ini baru satu bulan,” katanya saat dimintai komentar.

Ia menjelaskan bahwa Pj. bupati pernah mengeluarkan surat edaran terkait pembayaran Siltap.

Kata dia, pihaknya memang pernah dibayar lima bulan, namun pembayaran itu merupakan pembayaran Siltap tahun 2023 selama empat bulan dan pembayaran Siltap 2024 satu bulan.

Baca Juga:  Hadiri Peneguhan Pendeta GPIL Rante Bone, Stafsus Bupati Lutra Sampaikan Ini

“Hitungan kami yang dibayar itu empat bulan 2023 dan satu bulan 2024. Selebihnya selam delapan bulan dalam tahun ini, itu belum terbayarkan,” jelasnya.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *