Di sisi lain, Mukhtar Guntur Kilat, Presiden Konfederasi Serikat Nasional menambahkan, pentingnya pola komunikasi humanis dan terbuka dari aparat, serta menyarankan pendekatan dialogis dalam menyikapi setiap permasalahan sosial dan hukum
Mengapresiasi berbagai pendapat, AKBP Nugraha Pamungkas, menyebut dialog ini sebagai masukan berharga dalam menentukan arah kebijakan ke depan.
Ia menegaskan komitmen Polres Luwu Utara dalam menindaklanjuti isu-isu strategis, termasuk penanganan narkoba yang semakin marak akibat posisi geografis daerah yang strategis dalam jalur lintasan Trans Sulawesi.
“Keberhasilan menciptakan keamanan dan ketertiban bukan hanya tugas kepolisian, melainkan tanggung jawab bersama,” ujar Kapolres.
Tidak lupa, Kapolres dalam sambutannya juga membuka ruang diskusi dan kolaborasi seluas-luasnya kepada semua pihak untuk menciptakan Luwu Utara yang aman, inklusif, dan bermartabat.
Dialog ini diharapkan menjadi titik awal dalam membangun Luwu Utara yang lebih harmonis dan adaptif terhadap perubahan zaman. (*)
