Publik Menunggu Keberanian Pemda
Di tengah sorotan tersebut, publik juga mempertanyakan kabar mengenai pemanggilan sejumlah kepala OPD ke Rumah Jabatan Bupati yang disebut-sebut berkaitan dengan pembahasan pagu anggaran.
Informasi tersebut telah menjadi perhatian publik dan memerlukan klarifikasi resmi dari pemerintah daerah agar tidak berkembang menjadi spekulasi.
Sementara itu, upaya konfirmasi kepada Wakil Bupati Mamasa, H. Sudirman, terkait persoalan tersebut belum mendapatkan respons.
Bagi Stenly, pemerintahan daerah saat ini tidak membutuhkan narasi pembelaan, melainkan keterbukaan dan keberanian mengambil keputusan.
“Rakyat tidak butuh pemerintah yang pandai mencari alasan. Rakyat butuh pemerintah yang berani menyelesaikan masalah,” pungkasnya.
Kini bola berada di tangan Pemkab Mamasa dan DPRD.
Utang tidak akan selesai hanya dengan menyebutnya sebagai warisan pemerintahan sebelumnya. Ia membutuhkan angka yang jelas, skema pembayaran yang terbuka, dan keberanian politik untuk menyelesaikannya.
Mamasa membutuhkan pemerintahan yang membereskan persoalan, bukan sekadar memindahkan persoalan dari satu periode ke periode berikutnya.
