Berita  

Aksi Aliansi Masyarakat dan Mahasiswa Blokade Jalan Nasional di Luwu Berdampak, Lalu Lintas Lumpuh Total

Blokade Jembatan Baliase, Kabupaten Luwu Utara, oleh Masyarakat dan Mahasiswa Sabtu, (24/01/26) Malam

Mereka menebang pohon dan melintanginya di badan jalan sehingga kendaraan tidak dapat melintas.

Aksi di titik ini dilaporkan telah berlangsung lebih dari 35 jam sejak dimulai pada Jumat siang.

Selain dua titik tersebut, aksi pemblokiran jalan poros nasional juga sempat terjadi di perbatasan Kabupaten Luwu dan Kabupaten Wajo.

Massa aksi bahkan sempat membuat adukan beton dan menuangkannya di atas aspal sebagai bentuk blokade jalan.

Namun, aksi di lokasi ini berakhir pada Jumat malam setelah massa membubarkan diri, sehingga akses jalan sudah dapat dilalui kembali.

Serangkaian aksi tersebut menyebabkan lumpuhnya mobilitas warga, distribusi logistik, serta perjalanan antarwilayah di kawasan Luwu Raya.

Baca Juga:  VIRAL! Disanksi Ambil Air Gegara Terlambat, Siswa SD di Mamasa Digigit Anjing Beranak

Sejumlah pengguna jalan terpaksa tertahan berjam-jam, bahkan memilih memutar arah untuk mencari jalur alternatif.

Di sisi lain, seorang warga asal Sulawesi Barat yang melintas, mengatakan bahwa dirinya telah terjebak sejak malam di kelurahan Bosso, Kabupaten Luwu, bersama bus yang ditumpanginya dengan tujuan Morowali.

“Saya sudah dari tadi malam di sini pak karena aksi demo, tapi syukur masyarakat di sini sangat ramah dan baik, kami dijamu dan diberi makan,” ungkap Eje Yabes

Hingga Sabtu malam, aparat keamanan masih berjaga di beberapa titik rawan guna menjaga situasi tetap kondusif.

Pemerintah daerah dan aparat keamanan juga terus melakukan pendekatan persuasif kepada massa agar blokade jalan segera dibuka demi kepentingan umum.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *