Aksi Aliansi Masyarakat dan Mahasiswa Blokade Jalan Nasional di Luwu Berdampak, Lalu Lintas Lumpuh Total
Lintas-Enam.com, Luwu Utara — Aksi unjuk rasa yang digelar Aliansi Masyarakat dan Mahasiswa Luwu Raya untuk menuntut percepatan pembentukan Provinsi Luwu Raya, berdampak besar terhadap arus lalu lintas di sejumlah wilayah.
Sejumlah ruas jalan poros nasional di kawasan Luwu Raya dilaporkan macet total hingga lebih dari 5 kilometer, akibat aksi pemblokiran jalan oleh massa, Sabtu (24/01/2026).
Di Kabupaten Luwu Utara, massa aksi menutup ruas jalan poros nasional tepatnya di Jembatan Baliase.
Tak hanya memarkir kendaraan di badan jalan, massa juga menebang pohon di pinggir jalan untuk memblokade akses menuju jembatan.
Aksi penutupan ini telah berlangsung sejak Jumat siang (23/01/2026) dan menyebabkan antrean kendaraan mengular dari kedua arah.
Meski demikian, massa aksi masih memberikan kelonggaran dengan hanya memperbolehkan kendaraan tertentu melintas, seperti ambulans, kendaraan dalam situasi darurat (emergency), rombongan hajatan pernikahan, serta rombongan kedukaan.
Bagi pengguna jalan lainnya, massa mengarahkan untuk menggunakan jalur alternatif.
Namun, jalur alternatif tersebut hanya dapat dilalui oleh kendaraan roda empat dan sepeda motor.
Sementara kendaraan besar seperti truk dan bus tidak dapat melintas karena kondisi jalan yang sempit dan terbatas.
Salah seorang demonstran di lokasi Jembatan Baliase menegaskan sikap massa bahwa blokade tidak akan dibuka sebelum tuntutan mereka dipenuhi.