Akses Jalan Tak Dilalui Ambulans, Warga Sakit di Tambun Tawalian Terpaksa Ditandu ke Puskesmas
Lintas-Enam.com, Mamasa – Warga di Dusun Tambun, Kelurahan Tawalian, Kecamatan Tawalian, Kabupaten Mamasa, Sulawesi Barat, belum merasakan pembangunan infrastruktur.
Meski hanya berjarak kurang lebih 2 Km dari jalan Poros Tawalian-Sesenapadang, Dusun Tambun nyaris terisolir.
Bagaimana tidak, saat musim hujan, jalan menuju kampung itu seperti sawa berlumpur dan licin.
Saat musim kemarau, jalannya berlubang dan sulit dilalui kendaraan, baik roda dua maupun empat.
Kondisi ini memaksa warga memandu orang sakit sejauh 1,5 Km ke jalan yang dapat diakses mobil, saat hendak berobat ke Puskesmas, seperti yang dialami keluarga Oktovianus.
Oktovianus mengaku terpaksa menandu kerabatnya sejauh kurang lebih 1,5 Km untuk berobat karena akses jalan tak dapat dilalui kendaraan.
“Kalau jarak dari Tambun ke Jalan Poros Paladan, mungkin hanya 2 Km, tapi yang tidak bisa dilalui kendaraan kurang lebih 1,5 Km,” kata Oktovianus, kepada Lintas-Enam.com, Jumat (3/9/2025).
Kondisi ini menurut Oktovianus, sudah sangat lama dialami masyarakat.
Sejak ada kampung Tambun, pemerintah daerah hanya sekali mengalokasikan anggaran untuk perintisan jalan.
“Tidak ada perhatian pemerintah. Hanya ada satu kali pengerjaan perintisan jalan. Makanya kalau hujan parah sekali jalannya,” ujarnya.
Karenanya, Oktovianus berharap agar masyarakat di Tambun mendapat perhatian dari pemerintah.
Dengan demikian, warga kata dia, dapat merasakan pembangunan yang merata.
