MAMASA, Lintas-Enam.com — BPJS Kesehatan Cabang Polewali menggelar workshop bersama wartawan di Kabupaten Mamasa, Sulawesi Barat, Kamis (20/8/2026).
Kegiatan tersebut berlangsung di Aula Taman Wisata Tepian Dari Hati, Kabupaten Mamasa.
Workshop ini digelar sebagai bagian dari sosialisasi Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) kepada masyarakat melalui peran media massa.
BPJS Kesehatan juga mendorong penguatan sinergi dengan berbagai pihak dalam mendukung pelaksanaan program JKN.
Kolaborasi tersebut melibatkan pemerintah, peserta JKN, media massa, akademisi, serta pelaku usaha.
Kepala BPJS Kesehatan Cabang Polewali, Wahida, menjelaskan sejumlah persoalan yang masih kerap ditemui peserta JKN.
Salah satunya terkait peserta JKN yang kepesertaannya dibiayai melalui skema Penerima Bantuan Iuran (PBI).
Menurut Wahida, kepesertaan PBI dapat menjadi nonaktif karena data peserta harus diperbarui secara berkala setiap bulan.
“Sehingga jika mendapatkan kasus seperti ini harus dilaporkan untuk mendapatkan penjelasan,” kata Wahida.
Ia juga mengimbau peserta segera melaporkan apabila terdapat penambahan anggota keluarga.
Perubahan data seperti nama peserta juga sebaiknya segera dilaporkan agar data kepesertaan tetap sesuai.
Selain itu, peserta JKN kini tidak perlu lagi membawa kartu fisik BPJS Kesehatan saat mengakses layanan.
Peserta cukup menggunakan Nomor Induk Kependudukan (NIK) yang tercantum pada KTP.
Melalui workshop tersebut, BPJS Kesehatan berharap media dapat membantu menyampaikan informasi mengenai program JKN secara lebih luas dan akurat kepada masyarakat. (*)
