Bahas Urgensi Kota Otonom di Sulbar, Sulfakri Sultan Gelar Hearing Dialog
Lintas-Enam.com, MAMUJU – Anggota DPRD Provinsi Sulawesi Barat Fraksi Partai Gerindra, Sulfakri Sultan, menggelar hearing dialog, Sabtu (20/6/2026).
Dialog bertema “Urgensi Kota Otonom di Sulawesi Barat terhadap Peningkatan Ekonomi dan Pemetaan Pembangunan Daerah”, berlangsung di Cafe Ruang Rindu, Mamuju.
Kegiatan itu dihadiri berbagai elemen masyarakat, mulai dari akademisi, pemuda, aktivis Cipayung Plus, organisasi kemasyarakatan (Ormas), hingga perwakilan Organda.
Sulfakri Sultan, yang merupakan anggota DPRD Sulbar periode 2024–2029 dari Daerah Pemilihan Mamuju, mengatakan forum tersebut menjadi ruang untuk menghimpun berbagai pandangan mengenai pentingnya pembentukan kota otonom di Sulawesi Barat.
Sulfakri menyampaikan, wacana pembentukan kota otonom perlu dikaji secara serius karena berkaitan dengan efektivitas pelayanan publik, percepatan pembangunan infrastruktur, serta peningkatan daya saing ekonomi daerah.
“Melalui kegiatan ini, kami ingin mendapatkan berbagai pemikiran, masukan, dan pandangan dari para aktivis untuk kami sampaikan dan jadikan sebagai bahan pertimbangan,” ujarnya.
Menurutnya, keberadaan kota otonom dapat menjadi salah satu instrumen untuk mempercepat pemerataan pembangunan, mengurangi kesenjangan antarwilayah, serta membuka peluang investasi yang lebih luas di Sulawesi Barat.
Dalam sesi dialog, para peserta turut menyampaikan berbagai pandangan terkait tantangan pembangunan di Sulawesi Barat, mulai dari persoalan infrastruktur, konektivitas antarwilayah, hingga penguatan sektor ekonomi masyarakat.
Diskusi berlangsung interaktif dengan beragam masukan yang diharapkan dapat menjadi bahan pertimbangan bagi pemerintah daerah, dan para pemangku kebijakan dalam merumuskan arah pembangunan Sulawesi Barat ke depan.






