Ia mengungkapkan sebagai kader partai, dirinya harus mengikuti perintah ketika diberi mandat.
“Tidak ada satupun kader partai yang bisa menolak perintah partai. Jujur saja, dua hari saya di kandang paksa, diminta partai Golkar untuk maju,” ungkapnya.
Mengenai pilihannya memilih pasangan Ajie Saputra, suami Bupati Luwu Utara, Indah Putri Indriani itu menuturkan bahwa Ia mencari figur yang lebih muda dan memiliki pengalaman birokrasi.
“Wakil itu harus melengkapi bupati. Kemudian, saya itu politisi sedangkan AS itu birokrasi. Saya perlu banyak belajar dengan orang yang memang sudah lama di birokrasi, jadi ada kolaborasi antara politisi dan birokrasi,” tuturnya
Ia menambahkan jika dirinya terpilih akan melakukan penyempurnaan semua kekurangan dan mencari solusi untuk setiap permasalahan yang terjadi selama pemerintahan saat ini.
Sebagai informasi, pasangan Abang Fauzi, Ajie Saputra merupakan anak dari mantan Bupati Luwu Utara, Arifin Junaidi.
Sebelumnya, Ajie Saputra menjabat sebagai Kepala Dinas Perdagangan, Perindustrian, Koperasi dan UMKM (DP2KUKM).
Saat pendaftaran, Turut hadir Arifin Junaidi, Ketua DPD II Golkar Lutra, Indah Putri Indriani, sejumlah pimpinan partai politik pengusung, serta pendukung dan ratusan simpatisan.(*)






