Hadiri Pesta Laut di Desa Takkalala, Bupati Luwu Utara Pastikan Jalan Tolada–Rampoang Diaspal Tahun Ini

Gambar: Bupati Luwu Utara Saat Mengikuti Pesta Laut Desa Takkalala Sumber: Lintas-Enam.com

LUWU UTARA, Lintas-Enam.com — Kabar baik bagi masyarakat Kecamatan Malangke, Kabupaten Luwu Utara, Sulawesi Selatan.

Pasalnya, pemerintah Kabupaten Luwu Utara memastikan ruas jalan Tolada–Rampoang akan mendapatkan pengaspalan tahun ini.

Hal itu disampaikan Bupati Luwu Utara, Andi Abdullah Rahim, saat menghadiri pesta laut yang digelar di muara Teluk Bone, Dusun Rampoang, Desa Takkalala, Kecamatan Malangke, Minggu (4/10/2026).

Dalam kesempatan itu, Andi Abdullah Rahim mengungkapkan bahwa dirinya melihat langsung kondisi jalan dari Desa Tolada menuju Desa Takkalala.

Ia mendapati masih terdapat sejumlah ruas jalan yang belum beraspal.

“Tadi waktu saya jalan lewat Tolada ke Takkalala, masih ada ruas jalan yang belum diaspal. Insya Allah tahun ini akan diaspal,” kata Andi Abdullah Rahim.

Baca Juga:  Didampingi Staf Khusus Bupati, Penyuluh Agama Kristen Datangi Dukcapil Luwu Utara

Menurutnya, Pemerintah Kabupaten Luwu Utara tahun ini berupaya memberikan prioritas terhadap pembangunan infrastruktur jalan, khususnya di wilayah Kecamatan Malangke.

Selain ruas Tolada–Rampoang, sejumlah ruas jalan lain juga menjadi perhatian pemerintah, di antaranya Tolada–Sumber Agung di Desa Salekoe serta ruas Malangke–Makitta.

“Kita mengusahakan agar Kecamatan Malangke mendapatkan prioritas. Tahun ini jalan Tolada ke Sumber Agung akan diaspal, kemudian Tolada–Rampoang, dan Malangke–Makitta. Kita usahakan tuntas sebelum tahun 2029,” ungkapnya.

Andi Abdullah Rahim menilai, keterbatasan infrastruktur jalan menjadi salah satu faktor yang menghambat pertumbuhan ekonomi masyarakat di Kecamatan Malangke.

Padahal, wilayah itu memiliki potensi sumber daya alam yang cukup besar, mulai dari sektor perikanan, kelapa sawit, sarang burung walet, durian, hingga berbagai komoditas lainnya.

Baca Juga:  Harhubnas ke-55, Luwu Utara Dorong Transportasi Jadi Motor Penggerak Ekonomi

“Ini yang menjadi penghambat pertumbuhan ekonomi kita di sini. Kalau hasil hampir ada semua di wilayah ini. Dari hasil ikannya ada, sawit, walet, durian, dan lainnya. Jadi tidak ada alasan kita di sini yang tidak sejahtera,” ujarnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *