Malam Pergantian Tahun di Mambi Diwarnai Perselisihan Antar Warga, Suara Kenalpot jadi Pemicu

Kedua belah pihak didamaikan di Kantor Desa Sendana oleh Pemerintah Desa bersama tokoh adat, Babinsa, dan Bhabinkamtibmas, pada Sabtu, (4/1/2025).

Malam Pergantian Tahun di Mambi Diwarnai Perselisihan Antar Warga, Suara Kenalpot jadi Pemicu

Lintas-Enam.com, Mamasa – Malam pergantian tahun di Desa Sendana, Kecamatan Mambi, Kabupaten Mamasa, Sulawesi Barat (Sulbar), diwarnai perselisihan antar warga.

Peristiwa tersebut terjadi pada 1 Januari 2025, sekitar pukul 00:30 Wita.

Dua warga yakni Abd. Karim (29) dan Kaharuddin (33) naik pitam dan memukul seorang pemuda, Muh Wadirman (21).

Insiden itu menyebabkan Muh. Wardiman alami luka pada dahi dan pendarahan pada hidungnya.

Penyebabnya lantaran bunyi knalpot motor korban yang terlalu nyaring, hingga membuat anak Karim ketakutan.

Karim dan Kaharuddin lantas menegur korban. Namun bukannya berhenti, korban justru makin memperkeras suara motornya.

Baca Juga:  Satreskrim Polres Mamasa Bubarkan Judi Sabung Ayam di Tabang

Para pelaku kemudian terpancing dan langsung memukul korban.

Namun, kabar baiknya kedua belah pihak telah didamaikan siang tadi, di Kantor Desa Sendana oleh Pemerintah Desa bersama tokoh adat, Babinsa, dan Bhabinkamtibmas, pada Sabtu, (4/1/2025).

Hasil mediasi, pelaku dikenakan sanksi adat dengan menyerahkan satu ekor ayam kepada korban.

Kedua pihak yang masih memiliki hubungan keluarga ini, sepakat untuk saling memaafkan dan berjanji tidak akan mengulangi hal yang sama.

“Mereka menyetujui bahwa jika konflik serupa terjadi di kemudian hari, kasus ini akan diserahkan kepada pihak kepolisian untuk ditindaklanjuti,” kata Kapolsek Mambi, Iptu Samson AP.

Baca Juga:  Tersangka Korupsi Dana BOK Puskesmas Balla Bertambah

Iptu Samson AP, mengapresiasi penyelesaian damai ini dan berharap masyarakat dapat menjaga kerukunan demi menciptakan lingkungan yang aman dan harmonis.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *