Lintas-Enam.com, Mamasa – Peringatan hari ulang tahun (HUT) ke-22 Kabupaten Mamasa, Sulawesi Barat (Sulbar), dimeriahkan…
Berita
Update Terkini Banjir Bandang di Nosu Mamasa, 171 KK Terdampak: Butuh Pasokan Air Bersih
“Kebetulan mendesak warga adalah air bersih di Kelurahan Nosu karena sumber air terdampak bencana,” pungkasnya.
Libatkan Kadis Pendidikan, Kepsek SMPN 1 Mamasa Ditengarai Salahgunakan Dana BOS
Lintas-Enam.com, Mamasa – Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Lumbung Informasi Rakyat (Lira) Kabupaten Mamasa, Sulawesi Barat…
Update Banjir Bandang di Nosu, 5 Desa Terdampak Bencana, Warga Butuh Bantuan Makanan
Update Banjir Bandang di Nosu, 5 Desa Terdampak Bencana, Warga Butuh Bantuan Makanan
Benjir di Nosu, Pemda Mamasa Tetapkan Status Tanggap Darurat, Kalaksa BPBD: Kita Pastikan Tidak Ada Warga Terisolir
Benjir di Nosu, Pemda Mamasa Tetapkan Status Tanggap Darurat, Kalaksa BPBD: Kita Pastikan Tidak Ada Warga Terisolir
Dilanda Banjir, Jembatan Penghubung Antar Dusun di Nosu Mamasa Ambruk
Dilanda Banjir, Jembatan Penghubung Antar Dusun di Nosu Mamasa Ambruk
Hujan Deras Sebabkan Longsor di Sejumlah Titik di Poros Nosu Mamasa, Akses Jalan Terputus
Hujan Deras Sebabkan Longsor di Sejumlah Titik di Poros Nosu Mamasa, Akses Jalan Terputus
Miris! Tak Dapat Perhatian Pemerintah, Sekolah di Pana Ini Mirip Kandang Kerbau
Jauh dari kata layak, kondisi ini merupakan gambaran Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) 1 Pana’, Kecamatan Pana’, Kabupaten Mamasa, Sulawesi Barat.
SMAN 1 Pana’ berada di Dusun Tanete Tagi, Desa Manipi’. Tidak seperti sekolah pada umumnya, sekolah ini nyaris seperti kandang kerbau.
Bagaimana tidak, sekolah ini dibangun dari balok seadanya berukurang kurang lebih 5×7 Meter.
Mirisnya, sekolah itu nyaris tidak didinding, hanya ada beberapa lembar papan yang membatasi ruang kelas.
Menjelang 22 Kabupaten Mamasa, masyarakat di Kecamatan Pana’, belum sepenuhnya menikmati pembangunan infrastruktur.
Baim infrastruktur jalan, maupun pembangunan fasilitas pendidikan.
Seorang warga bernama Hendrik Buntuma’dika mengeluhkan kondisi itu.
Menurutnya, kondisi sekolah seperti kandang kerbau itu sudah berjalan tiga tahun.
Ironisnya, sekolah itu tidak mendapat perhatian dari pemerintah.
Hendrik berharap agar sekolah itu mendapat perhatian pemerintah sehingga bangunannya bisa permanen.
Sungai Meluap di Nosu Mamasa Akibat Hujan Deras, Ratusan Hektar Sawah Diterjang Banjir
Sungai Meluap di Nosu Mamasa Akibat Hujan Deras, Ratusan Hektar Sawah Diterjang Banjir
Kunker dan Monev, Kejagung Rapat Koordinasi bersama Penganut Kepercayaan di Mamasa
Lintas-Enam.com, Mamasa – Bertempat di Aula Mini Rumah Jabatan Bupati Mamasa, Kepala Kejaksaan Negeri Mamasa,…
Tidak Ada Postingan Lagi.
Tidak ada lagi halaman untuk dimuat.
