Lintas-Enam.com, Mamasa – Peringatan hari ulang tahun (HUT) ke-22 Kabupaten Mamasa, Sulawesi Barat (Sulbar), dimeriahkan pergelaran kirab dan karnaval budaya, Sabtu (9/3/2024).
Pada pergelaran itu, Penjabat (Pj) Bupati Mamasa Muhammad Zain, menyampaikan orasi kebudayaannya yang dihadiri ribuan peserta di Tribun Lapangan Kondosapata.
Dalam orasi kebudayaannya Zain menjelaskan makna tema HUT Mamasa ke-22 tahun 2024, yakni “Mamasa Mamase, Bangkit Lebih Kuat”.
Dikatakan Zain, zaman sudah berubah, musim sudah berganti. Kegelapan tidak akan bisa diusir dengan kegelapan, hanya cahaya lah yg bisa melakukannya.
“Mamasa butuh effort, kita harus membangun kekeluargaan dan persahabatan untuk Mamasa tercinta. Sedikit lagi Mamasa akan menjadi lebih baik di Provinsi Sulawesi Barat,” ucap Zain dalam orasinya.
Zain menuturkan, ada kirang lebih 400 spesies anggrek yang hidup, yang hanya bisa ditemukan di tanah Kondosapata.
Mamasa memiliki kekayaan alam yang luar biasa.
Ada Air Terjun Mambulilling, air terjun tertinggi di pulau Sulawesi, ada air terjun Sarambu Liawan, Gunung Gandang Dewata sebagai destinasi bagi pendaki gunung.
“Motto Pemerintah Kabupaten Mamasa, The New Mamasa, Bersih melayani. Artinya Tidak ada perbedaan negara maju dan miskin. Perbedaan hanya satu, tata kelola dan manajemen yang modern,” lanjut Zain.
Zain juga mengajak semua untuk membangun Mamasa dengan Mamase (pengasih), saling menghormati, saling menyayangi dan saling memartabatkan.
“Kalau anda membedah dada saya, maka anda hanya akan menemui satu kalimat indah, aku cinta Mamasa. Mai miki sikamase-mase, sitayuk sipakasalle, sirande maya-maya. Mesa kada’ dipotuo, pantan kada’ dipomate, (mari kita saling mengasihi, saling menghargai dan saling bergandengan tangan. Bersatu kita teguh, bercerai kita runtuh,” tutup Zain.(*)

