Tender Proyek Diduga Dimainkan Pokja BPBJ, Sejumlah Kontraktor Ngamuk di ULP Mamasa
Lintas-Enam.com, Mamasa – Sejumlah kontraktor menyeruduk Kantor Unit Layanan Pelelangan (ULP) Kabupaten Mamasa, Sulawesi Barat (Sulbar), di Kantor Bupati Mamasa, Kamis (10/7/2025).
Dari pantauan, salah satu kontraktor membanting meja dan sejumlah kursi di ruang Kantor ULP.
Sejumlah kontraktor itu mengamuk lantaran menduga ada permainan pihak Kelompok Kerja (Pokja) Pemilihan Bagian Pengadaan Barang dan Jasa (BPBJ) ULP Mamasa, terhadap tender proyek.
Marsal, salah seorang kontraktor yang mengamuk karena merasa dirugikan pihak Pokja BPBJ, mengatakan ada permainan tender sejumlah proyek yang dilakukan pihak Pokja.
Marsal mengurai, sebelumnya, ia mengajukan penawaran terhadap salah satu proyek yang ditenderkan pihak ULP.
Setelah melalui tahap verifikasi, penawarannya dinyatakan memenuhi syarat dan dianggap sebagai pemenang tender.
Namun, saat akan diumumkan pihak pemenang tidak mendapat undangan pembuktian kualifikasi.
Ia digantikan oleh pihak lain yang merupakan pemenang tender urutan kelima.
Alsan pihak Pokja kata Marsal, ada kesalahan penulisan pada dokumen penawaran.
“Saya masukkan dua penawaran dengan perusahaan yang berbeda, menurut pihak Pokja, ada kesamaan penulisan dokumen antara kedua perusahaan yang saya ajukan. Seharusnya ini tidak menjadi masalah karena dua perusahaan yang berbeda,” kata Marsal.
Dengan demikian, Marsal menilai ada permainan dari pihak Pokja atas intervensi pihak lain.
“Ini murni ada intervensi dari pihak lain, buktinya pemenang urutan kelima yang akan ditayangkan pada pengumuman,” kata Marsal.