Berita  

Rakor Dukcapil se-Sulsel, Bupati Luwu Utara Tekankan Pentingnya Koordinasi Layanan Adminduk

Bupati Luwu Utara Andi Abdullah Rahim Saat Rapat Koordinasi Dukcapil Se-Sulsel

KISAK merupakan akronim dari Keluarga Indonesia Sadar Administrasi Kependudukan.

KISAK sebagai bentuk kerja sama, sinergi, dan kolaborasi antara Dinas Dukcapil dan Tim Penggerak PKK dalam upaya mewujudkan tertib administrasi kependudukan dan pencatatan sipil.

Tak lupa Bupati menyampaikan apresiasi dan penghargaan setinggi-tingginya kepada seluruh pihak, yang terlibat dalam kelancaran kegiatan itu.

”Dengan semangat kebersamaan ini, kita wujudkan pelayanan dukcapil berkualitas, profesioanal, serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” harapnya.

Dia berharap pula, rakor dan sosialisasi KISAK ini sebagai momentum meningkatkan kinerja dalam melayani masyarakat.

Sementara itu, Kadis Dukcapil Provinsi Sulsel, Iqbal Suhaeb, menjelaskan bahwa kependudukan dan pencatatan sipil merupakan instrumen vital dan paling penting dalam pelayanan dasar di berbagai sektor, seperti kesehatan dan pendidikan.

Baca Juga:  Data Nasabah PNM Mamasa Diduga Dicatut, EW-LMND Sulbar Desak OJK dan APH Lakukan Investigasi

“Dukcapil itu adalah dasar dari semua pelayanan publik. Kalau kita tidak memiliki data administrasi kependudukan yang lengkap, pasti kita tidak bisa mendapatkan pelayanan kesehatan, pelayanan pendidikan, termasuk tak bisa mendapatkan bantuan sosial, dan bantuan lainnya,” terangnya.

Dia menyarankan agar dilakukan sosialisasi yang masif terkait pelayanan administrasi kependudukan di fasilitas-fasilitas umum lainnya.

Itu bertujuan agar seluruh masyarakat di Sulsel dapat memiliki dokumen kependudukan yang lengkap.

“Setiap ada keramaian-keramaian, Dinas Dukcapil bisa memberikan pelayanan kependudukan.

Saya kira ini juga merupakan terobosan atau inovasi tersendiri yang bisa kita lakukan untuk mempercepat cakupan dokumen kependudukan di Provinsi Sulawesi Selatan,” jelas Ketua DMI Sulsel ini.

Selaras dengan itu, Kepala Dinas Dukcapil Kabupaten Luwu Utara, Muhammad Kasrum menerangkan, tujuan dilakukannya rakor ini guna memberikan pemahaman kepada masyarakat, pentingnya Adminduk sebagai upaya meningkatkan partisipasi masyarakat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *