Berita  

Pangkalan LPG 3 Kg di Tabulahan Dikeluhkan Konsumen, Pihak Agen Beri Warning

Pangkalan LPG 3 Kg di Kecamatan Tabulahan

Pangkalan LPG 3 Kg di Tabulahan Dikeluhkan Konsumen, Pihak Agen Beri Warning

Lintas-Enam.com, Mamasa – Pangkalan Liquefied Petroleum Gas (LPG) 3 Kg di Kecamatan Tabulahan, Kabupaten Mamasa, Sulawesi Barat dikeluhkan konsumen.

Keluhan ini mengundang polemik lantaran pihak Pangkalan diduga menjual gas bersubsidi itu di atas harga eceran tertinggi (HET).

Yang mana sesuai HET, seharusnya dijual Rp20.500, namun pihak pangkalan menjualnya di atas dari harga tersebut, yakni Rp25 hingga Rp27 ribu.

Bahkan informasi yang diterima, bahan bakar bersubsidi itu kadang tidak tersedia dan mengalami kelangkaan.

Kondisi ini bahkan mengundang polemik di media sosial, beberapa hari belakangan.

Keluhan itu juga disampaikan salah seorang warga yang enggan disebut namanya.

Baca Juga:  Lahan Dipersoalkan, Warga dan Pedagang Pasar Saluampak Tolak Kopdes Merah Putih Desa Mari-mari

Kepada Lintas-Enam.com, ia mengaku, beberapa hari terakhir pihaknya kesulitan mendapatkan stok LPG 3 kg.

“Sudah berapa hari ini kami kesulitan mendapatkan pasokan LPG 3 Kg, kalau pun ada, katanya diprioritaskan bagi umat muslim yang sedang menjalankan ibadah ramadan,” katanya, kepada Lintas-Enam.com, Sabtu (14/3/2016).

“Kalau stok datang, kadang langsung habis. Tidak sampai sejam langsung habis, parahnya lagi karena datang hanya sekali seminggu,” sambungnya.

Menanggapi itu, Direktur Utama (Dirut) PT. Rama Prima Tangguh Jevon, sebagai pihak agen, beri ultimatum bagi pihak pangkalan.

Ia menegaskan, bagi warga yang menemukan adanya pihak pangkalan yang nakal, maka segera lapirkan ke pihak berwajib.

“Bagi warga Mamasa yang menemukan pangkalan menjual di atas harga yang sudah ditentukan, agar melaporkan kepada kami di nomor Hp yang ada di setiap pangkalan, dan sertakan nama pangkalannya” Ungkap Jevon saat dikonfirmasi via WhatsApp Sabtu, (14/03/26)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *