Berita  

Akui Penyaluran Pupuk Gratis belum Maksimal, Ini Kata Bupati Mamasa

Bupati Mamasa, Welem Samnolangi, saat dikonfirmasi usai menghadiri peringatan HUT Kabupaten Mamasa

Akui Penyaluran Pupuk Gratis belum Maksimal, Ini Kata Bupati Mamasa

Lintas-Enam.com, Mamasa – Pemerintah Daerah Kabupaten Mamasa, Sulawesi Barat, memprogramkan pemberian pupuk gratis bagi kelompok tani.

Pemberian pupuk gratis ini merupakan janji kampanye Bupati dan Wakil Bupati Mamasa terpilih tahun 2024-2029, Welem Sambolangi dan H. Sudirman.

Untuk mewujudkan janji kampanye itu, Pemda Mamasa mengalokasikan dana hibah bersumber dari APBD Mamasa tahun anggaran 2025.

Tak tanggung-tanggung, anggaran yang digelontorkan mencapai Rp14 miliar lebih.

Anggaran sebanyak itu menyasar setidaknya 1.878 kelompok tani.

Penyaluran itu telah dilakukan sejak Oktober 2025 dan ditargetkan rampung pada Maret tahun ini.

Baca Juga:  Kata Pj Kades Mari-Mari Soal Utang Kayu Bangunan TK: Bukan Tanggung Jawab Pemerintahan Sekarang

Namun, ibarat ruas jalan Poros Nosu-Pana’, program pupuk gratis ini tidak berjalan mulus.

Program pupuk gratis yang menghabiskan anggaran miliaran rupiah itu menuai polemik.

Beberapa bulan belakangan, program ini menjadi perbincangan hangat di media sosial.

Sebagian masyarakat menilai bahwa penyaluran pupuk gratis ini tak mudah, sebab melalui proses yang panjang.

Bukan hanya soal itu, bahkan di beberapa platform media sosial, masyarakat khawatir dampak hukum bagi penerima manfaat, lantaran pembiayaannya menggunakan dana hibah.

Penyaluran pupuk gratis ini diakui Bupati Mamasa, Welem Sambolangi, kurang maksimal.

Welem bilang, dari 1.878 kelompok, yang mampu merealisasikan penyaluran pupuk gratis, hanya berkisar 573 kelompok.

Baca Juga:  Bupati Mamasa Welem Sambolangi Hadiri Pemakaman Salim S Mengga di TMP Kalibata

Sehubungan dengan itu, Welem menyebut, ada beberapa faktor yang mengakibatkan penyaluran belum maksimal.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *