Berita  

Menuju Daerah Penghasil Durian Musangking Terbesar, Sulbar Mulai Dilirik Investor Asing

Pj Gubernur Sulbar, Bahtiar Baharuddin bertemu petani durian asal Bulo, Polman

Program bagi bibit durian musangking sudah dimulai pada akhir tahun 2024. Sudah banyak durian dibagi khususnya kepada petani durian bulo di Polman. Selama ini mereka menanam durian lokal dan montong.

Tak sampai di situ, agar benar benar meluas hingga ke Pasangkayu, Polman, Mamuju dan Majene Pemprov Sulbar kembali memprogramkan lima ratus ribu bibit durian musangking ke warga Sulbar pada tahun 2025 ini.

Sampai hari ini, ratusan warga sudah mengajukan proposal untuk mendapatkan durian musangking.

Jika hal ini terwujud dan durian musangking terbagi hingga 500 ribu bibit maka setidaknya Sulbar akan memiliki lima ribu hektar durian musangking, dan mengalahkan China yang mempogramkan dua ribu lahan durian musangking untuk mengalahkan Vietnam, Malaysia dan Thailand.

Baca Juga:  Hak Tenaga Medis di Mamasa Belum Tuntas, Dokter Soroti Tunggakan Insentif dan BPJS Non-Kapitasi

Setidaknya pada empat tahun mendatang sebanyak 10 triliun dana beredar di Sulbar hasil dari produksi Durian Musangking.

“Nantinya Sulbar jauh lebih besar luasan kebunnya ketimbang China. Belum lagi durian yang sudah  tertanam saat ini di beberapa sentra durian sulbar

Misalnya di Kecamatan Bulo Polman 500 hektar , Kec Tutar Polman, Ulumanda Majene, Botteng Mamuju, Tommo Mamuju dan Karossa Mamuju Tengah adalah sentra sentra penghasil durian” tandas Pj Bahtiar.

“Tugas Pemda adalah menambah produksi masyarakat dan bibit unggul sesuai aspirasi dan kebutuhan masyarakat” ucapnya. (Rls)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *