Berita  

Habiskan Anggaran Rp3,5 Milliar, Lomba Sandeq Silumba Sulbar Disorot Aktivis Anti Korupsi

Lomba Samdeq 2025

Karenanya, Rama menduga adanya praktik korupsi, kolusi, dan nepotisme (KKN) dalam pengelolaan anggaran kegiatan tersebut.

Atas dasar itu, Rama Wijaya mendesak aparat penegak hukum untuk turun tangan.

“Kami meminta transparansi penggunaan anggaran ini, dan secara tegas mendesak Kejaksaan Tinggi Sulawesi Barat serta Polda Sulawesi Barat, untuk mengusut tuntas dugaan mark-up operasional Sandeq Silumba ini,” tegasnya.

Baca Juga:  Utang Pemda Mamasa Tembus Rp138 Miliar, Wabup: Bukan Utang Welem-Sudirman, Tapi Wajib Dibayar

Terhadap dugaan itu, Lintas-Enam.com mengkonfirmasi Anggota DPRD Sulbar, Syamsul Samad, namun tidak memberikan tanggapan.

Hingga berita ini dirilis, pihak panitia belum memberikan klarifikasi resmi. (*)

Baca Juga:  Tinjau Program Bedah Rumah di Mamuju, Wapres Sorot Sanitasi dan Kesehatan Berkualitas

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *