Lintas-Enam.com, Mamasa – Puluhan aparat desa, Mahasiswa dan Pemuda di Kabupaten Mamasa, Sulawesi Barat (Sulbar) berkumpul di Tribun Lapangan Kondosapata, Jl. Demmajannang, Kelurahan Mamasa, Selasa, (10/9/2024).
Puluhan aparat desa, mahasiswa dan pemuda yang tergabung dalam Forum Pemerhati Masyarakat Kabupaten Mamasa, berniat menyampaikan aspirasinya di Kantor Bupati Mamasa.
Aksi untuk rasa ini dilakukan buntut dari dana penghasilan tetap (Siltap) kepala desa dan aparat desa yang tidak dibayarkan sejak tahun 2023.
Mereka menuntut agar Pj Bupati Mamasa, Muh. Zain, mencopot Kepala Badan Keuangan Daerah, Hery Kurniawan, lantaran dianggap tidak mampu mengelola anggaran daerah.
Unjuk rasa ini dipimpin Tambrin, sebagai Jenderal Lapangan Aksi.
Tak hanya soal Siltap, ada enam poin yang jadi tuntutan mereka, yakni:
- Mengevaluasi kebijakan Kinerja PJ Bupati Mamasa yang di nilai tidak
Daham soal proses kebijakan bersama bawahannya dalam hal ini Kepala
Badan Keuangan. - Mendesak Kepada PJ Bupati agar sekiranya mengganti Kepala Badan
Keuangan yang dinilai tidak mampu sekaligus tidak paham soal
menajemen keuangan. - Mendesak kepada Pemda agar segera membayarkan Siltap kades yang menunggak dari tahun 2023 hingga 2024
- Segera bayarkan tunggakan BPJS
- Meminta pihak kejaksaan Negri dan Kejaksaan Tinggi periksa semua keuangan daerah Mamasa.
- Menagih janji Jokowi dalam hal ini Inpres pasar rakyat dan rumah sakit umum yang sampai hari ini belum ada kejelasan.