Berita  

Tuntut Pengusutan Korupsi Dana Guru dan Pokir DPRD Mamasa, Aliansi Mahasiswa Bakal Geruduk Gedung KPK

Gambar: Seruan aksi Aliansi Mahasiswa Mamasa Menggugat

Lintas-Enam.com, JAKARTA – Aliansi Mahasiswa Mamasa Menggugat di Jakarta, dipastikan akan menggelar aksi unjuk rasa besar-besaran di depan Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI pada Senin, (20/7/2026) mendatang.

Langkah ini diambil sebagai respons atas berbagai dugaan penyelewengan anggaran dan tindakan koruptif yang dinilai kian mencederai rasa keadilan serta merugikan pembangunan di Kabupaten Mamasa, Sulawesi Barat.

Pemilihan Gedung KPK RI sebagai pusat aksi dimaksudkan agar lembaga anti rasuah tersebut dapat memberikan atensi khusus dan turun tangan langsung menyelidiki kondisi tata kelola keuangan di daerah mereka.

Koordinator Lapangan Aksi, Kifly, menegaskan bahwa gerakan ini lahir dari keprihatinan mendalam mahasiswa dan pemuda Mamasa di perantauan yang melihat ketimpangan nyata di kampung halaman.

Salah satu sorotan utama mereka adalah desakan untuk memeriksa dugaan korupsi dana guru lingkup Dinas Pendidikan Kabupaten Mamasa.

Baca Juga:  Dikaitkan Bantuan Dana Hibah STT Arastamar yang Diduga Fiktif, Ini Respon Sekda Mamasa

Selain itu, mereka juga menuntut investigasi menyeluruh atas dugaan penggeseran sepihak terhadap anggaran daerah, baik yang bersumber dari anggaran earmarked maupun Dana Alokasi Khusus atau DAK.

Lebih lanjut, massa aksi juga meminta aparat penegak hukum menindak tegas tanpa pandang bulu oknum pejabat serta Aparatur Sipil Negara atau ASN yang terbukti memotong hak-hak yang seharusnya diterima oleh para guru.

Tuntutan lain yang tidak kalah krusial adalah mendesak penuntasan hukum terkait indikasi penyelewengan dalam proyek Pokok Pikiran atau Pokir DPRD Kabupaten Mamasa, yang dinilai telah merugikan keuangan daerah secara signifikan.

Kifly menyatakan bahwa pihaknya tidak bisa tinggal diam melihat hak-hak guru terpencil dipotong dan anggaran daerah digeser sepihak demi kepentingan segelintir oknum.

Oleh karena itu, Aliansi Mahasiswa Mamasa Menggugat menyerukan kepada seluruh elemen pemuda dan mahasiswa asal Mamasa yang berada di wilayah Jabodetabek, untuk merapatkan barisan pada hari Senin nanti guna mengawal jalannya aksi unjuk rasa ini demi tegaknya hukum dan keadilan bagi masyarakat Mamasa. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *