Lintas-Enam.com, Mamasa – Sudirman yang saat ini menjabat sebagai anggota DPRD Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar), telah menyatakan sikap bersanding dengan Welem Sambolangi, bertarung pada Pilkada Mamasa.
Sudirman merupakan figur kuat dari Daerah Pemilihan (Dapil) Mamasa III yang sosoknya diyakini dapat menggaet banyak suara.
Hal itu terlihat dari hasil survey elektabilitas oleh lembaga Pusdeham beberapa waktu lalu. Sudirman menempati posisi teratas, sedikit di bawah Welem.
Sehingga, majunya Sudirman sebagai bakal calon wakil bupati mendampingi Welem, dianggap makin memperkuat posisi Ketua DPRD Tana Toraja itu.
Walau demikian, banyak pihak yang meragukan niat Sudirman. Ia dinilai tidak mungkin meninggalkan zona nyamannya saat ini.
Seperti diketahui bahwa Sudirman kembali mengamankan posisinya di kursi legislatif tingkat provinsi periode 2024-2029.
Menanggapi itu, Sudirman mengakui sudah banyak mendengar hal tersebut. Bahwa bila dilihat dari sisi ekonomis, menjadi wakil bupati tak membuat pendapatannya ‘naik tingkat’.
“Kalau ditinjau dari segi ekonomi, seorang anggota DPRD provinsi pendapatannya itu kalau ditotal 60 juta per bulan. Kalau dikali-kali secara ekonomi memang rugi. Mau kembali ke Mamasa dengan gaji seorang wakil bupati, kalau saya tidak salah 7 juta. Itu pendapat masyarakat yang menilai secara ekonomi,” ujarnya pada acara pertemuan dengan Relawan Sanguyun Ta’bu Sangkombong Sarre di Hotel Tongkonan Mamasa, Sabtu (27/7/2024).
Sudirman menekankan, niat membangun Mamasa lah yang mendorongnya berani melepas kursinya.