Untuk memberlakukan hal serupa di Mamasa, pihaknya akan bekerja sama dengan BPJS kesehatan.
Dengan bermodalkan KTP atau kartu keluarga Mamasa, masyarakat nantinya dapat berobat di seluruh Indonesia, tanpa harus menggunakan kartu BPJS.
Menurutnya, ada lima sumber pembiayaan BPJS, namun belum semua masyarakat Mamasa menerima manfaat itu.
“Masih ada warga Mamasa yang belum menerima salah satu sumber ini. Itu lah yang selama ini menjadi pasien umum. Inilah yang akan dihitung betul berapa pasien umum Mamasa yang akan dibayarkan daerah setiap bulan selama 1 tahun,” pungkasnya.






