4. Mendesak Kadis pendidikan mebayarkan gaji guru (Serifikasi) yang diduga belum terbayarkan.
5. Mendesak Kadis Pendidikan transparansi dalam penyaluran gaji guru agar tidak menimbukan pembayaran gaji piktif dilingkub dinas pendidikan.
6. Rapat yang dilakukan Sekda hari ini, ketika cacat prosedur dan tidak rasional maka itu tidak dikatakan Sah.
7. Kami menolak Korwil Kecamatan Aralle yang sedang menjabat.
Merespon tuntutan mahasiswau, Kadis Pendidikan Mamasa, Rusli berjanji tidak akan mengeluarkan SK lagi di sekolah itu.
“Saya janji tidak akan mengeluarkan lagi SK di sekolah itu, adik -adik Mahasiswa kawal saya,” jelas Rusli di hadapan massa aksi.
Dikonfirmasi usai audiens dengan mahasiswa, Rusli mengaku telah rapat bersama Sekda Mamasa, Mu. Syukur, menabas perosoalan tersebut.
Rsuli juga mengaku masih menunggu Pj Bupati Mamasa, Muh. Zain, dari jakarta untuk menyelesaikan persoalan di sekolah tersebut.
Agar proses belajar di SD tersebut tetap berjalan, jabatan kepala sekolah diambil alih oleh Kordibator Wilayah (Korwil).
“Kami tadi sebelum menemui adik-adik mahasiswa sudah rapat bersama Sekda, juga guru -guru dari SDN 002 Arlle bersma Korwil, jadi kita tunggu Pj Buapti untuk menyelesaikan persoalan ini kareana saya tidak akan keluarkan lagi SK,” ujar Rusli.(*)






