Ahmad Bajo lanjut menjelaskan, pembangunan jalan itu sebenarnya sudah mulai dikerjakan, hanya saja bertahap dan belum sampai pada titik jalan tersebut.
“Baru sampai Seriti, tahun kemarin sudah dijanji untuk perbaikan tetapi saya kurang paham apa kendalanya, kemudian di musrembang tingkat kecamatan memang sudah dikatakan oleh Pemda bahwa Insyaallah tahun ini akan di kerja,” ucapnya.
“Terakhir saya dapat informasi pengerjaan jalan ini melalui Inpres, karena jumlahnya yang cukup besar,” sambung Ahmad.
Warga yang melakukan aksi tanam pisang, berharap agar Pemkab Luwu segera memperbaiki jalan poros Kecamatan Lamasi Timur tersebut.
“Semoga Pemerintah segera memperbaiki jalanan ini, kecewa mi kami dijanji-janji terus saja,” harap seorang warga yang ditemui di lokasi.
Untuk diketahui, jalan ini menjadi satu-satunya akses penghubung beberapa desa menuju Pasar Sentral Lamasi dan ke Kota Palopo.
Dengan begitu, jalan ini sangat mempengaruhi perputaran roda ekonomi di kecamatan Lamasi Timur dan sekitarnya.
Adapun warga desa yang menggunakan jalan ini yakni dari Desa Bullondong, Desa Pelalan, Desa To’lemo, Desa Salupao, Desa Pompengan Utara, Desa Pompengan, Desa Pompengan Pantai, hingga Desa Kendekan, Kecamatan Walenrang Timur.(*)

