Namun, polisi belum memastikan bahwa aktivitas tersebut berkaitan langsung dengan kebakaran.
Kepolisian masih melakukan penyelidikan untuk memastikan penyebab sebenarnya.
“Penyebab pasti masih belum bisa dikonfirmasi 100 persen. Kami akan terus mendalami keterangan saksi, memeriksa titik awal api, dan kemungkinan adanya aktivitas lain di sekitar lokasi sebelum kebakaran terjadi,” kata Iptu Andi Panaungi.
Selain dugaan aktivitas manusia, kondisi vegetasi yang kering dan hembusan angin kencang diduga turut mempercepat penyebaran api.
Pasca pemadaman, personel gabungan masih melakukan cooling down di sekitar lokasi.
Langkah itu dilakukan untuk memastikan tidak ada bara atau titik api yang kembali menyala.
Polisi juga mengimbau masyarakat di sekitar lokasi agar tetap waspada.
Warga diminta segera melaporkan apabila menemukan kepulan asap atau titik api baru. (*)






