Lintas-Enam.com, Pasangkayu – Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar) mendorong pengembangan budidaya pisang Cavendish sebagai upaya meningkatkan perekonomian masyarakat.
Penjabat (Pj) Gubernur Sulbar, Bahtiar Baharuddin, bersama Pj Bupati Pasangkayu, Maddareski Salatin, dan Forkopimda melakukan penanaman bibit pisang Cavendish di Desa Letawa, Pasangkayu, pada 11 November 2024.
Mereka juga meninjau lahan di Desa Randomayang yang direncanakan untuk pengembangan tanaman tersebut.
Pada kegiatan penanaman bersama warga Desa Letawa, antusiasme masyarakat terhadap budidaya pisang Cavendish terlihat semakin meningkat.
Kelompok Tani di Pasangkayu tertarik mengembangkan tanaman ini setelah mendapat arahan dari Pj Gubernur dan pendampingan dari pihak terkait di Sulbar.
Hastan, Ketua Kelompok Tani Desa Letawa, menyatakan terima kasih kepada Pj Gubernur Bahtiar yang telah mendorong masyarakat Sulbar untuk membudidayakan pisang Cavendish.
“Kami melihat peluang besar dalam budidaya pisang Cavendish ini dan siap mendukung program ini,” ujar Hastan.
Sebanyak 2.500 bibit pohon pisang Cavendish kini telah ditanam secara mandiri oleh warga Pasangkayu.
Bahtiar mengungkapkan rasa bangganya atas semangat warga Desa Letawa dalam menanam pisang Cavendish secara mandiri.
Ia menegaskan komitmennya dalam memastikan keberhasilan program ini.
Pj Gubernur juga meminta PT CAP sebagai pendamping agar aktif mendukung proses penanaman dan memfasilitasi pemasaran pisang Cavendish yang dihasilkan warga.
Bahtiar bahkan menyarankan agar PT CAP menyusun kontrak kerja sama pembelian hasil panen selama lima tahun ke depan.