SPPG Mamasa Bambang Salurkan Makan Bergizi Gratis kepada 1.990 Penerima Manfaat

Gambar: Menu MBG SPPG Mamasa Bambang

MAMASA, Lintas-Enam.com – Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Mamasa Bambang di bawah naungan Yayasan Pallawa Lipu Grup, kembali melaksanakan kegiatan Program Makan Bergizi Gratis (MBG), Kamis (6/8/2026).

Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 08.30 WITA tersebut berlangsung di wilayah Kecamatan Bambang, Kabupaten Mamasa, Sulawesi Barat.

Program ini menyasar peserta didik mulai dari jenjang PAUD/TK hingga SMA, serta kelompok sasaran 3B yang terdiri dari ibu hamil, balita, dan ibu menyusui.

Kepala SPPG Mamasa Bambang, Askardin, didukung Staf Ahli Gizi Haryuni Marfenni, Staf Ahli Akuntan Jerni Ketnita, bersama 45 orang karyawan, memastikan proses penyiapan hingga pendistribusian makanan berjalan sesuai prosedur.

Pada pelaksanaan kali ini, sebanyak 25 satuan pendidikan menerima manfaat program, dengan rincian 256 siswa PAUD/TK, 469 siswa SD, 274 siswa SMP, dan 266 siswa SMA.

Baca Juga:  Layanan SPPG Buntubuda Terhenti, Korwil MBG Mamasa Ungkap Alasannya

Selain itu, program juga menjangkau 337 guru dan tenaga kependidikan.

Sementara itu, untuk kelompok sasaran 3B, bantuan diberikan kepada 30 ibu hamil, 258 balita, dan 100 ibu menyusui yang tersebar di 8 posyandu.

Secara keseluruhan, jumlah penerima manfaat mencapai 1.990 orang.

Menu yang disajikan terdiri atas nasi putih, telur ceplok, tempe goreng, tumis sayur, dan buah jeruk.

Askardin menyampaikan, berdasarkan analisis gizi, menu porsi besar mengandung energi sekitar 611,4 kilokalori, protein 22,1 gram, lemak 26 gram, karbohidrat 75 gram, dan serat 3 gram.

Sementara porsi kecil mengandung energi 367 kilokalori, protein 17 gram, lemak 15,6 gram, karbohidrat 41 gram, dan serat 2,2 gram.

Baca Juga:  SPPG Mehalaan Salurkan MBG, Hari Ini Sasar 2.100 Penerima Manfaat

Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung tertib, aman, dan lancar hingga selesai.

Program MBG diharapkan terus mendukung pemenuhan gizi masyarakat, khususnya peserta didik dan kelompok rentan, sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas kesehatan dan sumber daya manusia di Kabupaten Mamasa. (*)

Penulis: Samuel

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *